SainsScience

Jangan berhenti mencari tahu!

SainsScience

Jangan berhenti mencari tahu!

SainsScience

Jangan berhenti mencari tahu!

SainsScience

Jangan berhenti mencari tahu!

SainsScience

Jangan berhenti mencari tahu!

Rabu, 22 Agustus 2012

Lendir Siput Hilangkan Keriput


eo.wikipedia.org

Dalam lendir siput mengandung senyawa yang bermanfaat menjaga kesehatan dan kelembaban kulit.
Berbagai produk perawatan kulit yang ditawarkan di pasar karena hampir setiap wanita merindukan kulit yang indah. Produk-produk tersebut bahkan terdengar tidak masuk akal dan agak menjijikkan. Salah satunya adalah krim pelembab yang terbuat dari lendir bekicot.
Krim yang dikembangkan oleh Laboratorios Lissia di Colombia ini mengandung 20 – 80% ekstrak lendir siput. Bahan bakunya tidak diambil dari siput liar, tapi dari siput yang dibudidayakan di akuarium khusus untuk menghasilkan lendir lebih banyak.
Lendir siput telah lama diyakini mengandung nutrisi tertentu yang dapat mengatasi efek penuaan. Nutrisi ini dapat melembabkan kulit serta mengencangkan sehingga menyamarkan kerutan pada permukaan wajah.
Seperti dilaporkan The Sun, kandungan penting dalam lendir siput, antara lain, glikosaminoglikan (GAG) yang mengikat senyawa peptida tembaga di dalamnya. Secara teori, kedua senyawa ini bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kelembaban kulit.
Glikosaminoglikan adalah jenis karbohidrat yang berperan penting dalam menjaga jaringan ikat antarsel sehingga kulit selalu terlihat lebih ketat. Senyawa ini juga mencakup komposisi hyalorunat, suatu senyawa yang membuat kulit lembab.
Sementara tembaga peptida adalah senyawa yang merangsang pembentukan kolagen di kulit. Berbagai penelitian membuktikan, peptida tembaga berperan penting dalam proses penyembuhan luka dengan merangsang pembentukan sel-sel baru untuk menggantikan sel yang rusak.
Namun, beberapa studi lain mengungkapkan efek samping dari penggunaan berlebihan peptida tembaga. Penggunaan yang berlebihan justru memicu produksi metalloproteinase yang melemahkan jaringan kulit sehingga tampak kendur.
Krim siput bukanlah satu-satunya produk unik yang dikembangkan oleh Laboratorios Lissia. Sebelumnya, laboratorium kencantikan ini membuat produk anti-keriput dengan bahan yang terbuat dari bisa ular.
Dalam waktu dekat, laboratorium ini akan mengembangkan produk perawatan kulit yang mengandung bubuk berlian.

http://intisari-online.com/

Material Teringan di Dunia


sciencespacerobots.com


Musim panas ini kita dihibur oleh aksi-aksi menegangkan atlet Olimpiade London 2012. Citius, Altius, Fortius, atau lebih cepat, lebih tinggi, lebih kuat menjadi slogan utama perhelatan internasional yang telah diadakan sejak 1894 itu. Namun, bersamaan dengan ajang unjuk kekuatan fisik para atlet di London, Inggris, para ilmuan di Hamburg, Jerman ternyata juga unjuk kejeniusan dengan ciptaan mereka, yaitu material nanokarbon teringan di dunia.
Material nanokarbon teringan yang diberi namaaerographite ini diklaim hanya berbobot 0,2 miligram per sentimeter kubik. Bobot ini hanyalah seperempat bobot material teringan di dunia kedua, yaitu nickel-phosphorus microlattice, yang diciptakan oleh peneliti dari Amerika tahun lalu. Bila dibandingkan dengan udara, maka bobot aerographite enam kali lebih ringan! Wow!
Para peneliti nanoteknologi telah melakukan penelitian dengan karbon nanotube selama bertahun-tahun. Beragam ciptaan pun telah dihasilkan, dari sepeda super ringan, hingga keperluan medis. Para peneliti Jerman awalnya ingin menciptakan material yang kuat serta mampu menjadi konduktor yang baik. Untuk itu mereka menghubungkan cabang-cabang dari karbon nanotube agar membentuk jaringan. Secara mengejutkan material ini ternyata juga memiliki bobot yang sangat ringan. Hmm, bonus temuan rupanya.
Walau ringan, aerographite memiliki struktur seperti foam, jadi tak mungkin digunakan untuk membuat alat-alat berat seperti mobil balap atau pesawat tempur. Kemampuannya untuk menghantar listrik dengan baik, dan kemampuan kompresinya yang mencapai 95%, memungkinkanaerographite untuk digunakan dalam pembuatan baterai atau komponen elektrik seperti kapasitor.
Menariknya, 99,99% dari satu sentimeter kubik dari aerographite merupakan udara. Anehnya lagi, udara tersebutlah yang membuat material baru ini berbobot. Normalnya, material menjadi ringan karena mengandung udara, seperti halnya di stereofoam atau permen kapas. Namun tidak diaerographite karena karbon nanotube-nya enam kali lebih renggang dibandingkan kerapatan molekul udara. Jadi bila udara yang ada di dalam aerographite dikeluarkan, maka ia akan melayang.
Hmm... Kapan ya aerographite ini bisa diaplikasikan secara nyata. Jangan-jangan kita bisa membuat rumah terbang dari bata teringan di dunia. Tertarik? (businessweek.com

http://intisari-online.com/

Dilema Pengemudi Pada Teknologi


Suatu hasil penelitian di Amerika Serikat menunjukkan bahwa tiga perempat penduduk Amerika Serikat merasa takut ketika teknologi yang digunakan dalam kendaraan mereka terlalu banyak, karena dapat mengganggu bahkan membahayakan.
Penelitian yang dilakukan oleh Harris Interactive, sebuah perusahaan jajak pendapat di AS, ini mengumpulkan informasi dari 2,634 penduduk AS berusia lebih dari 18 tahun. Temuan yang menarik lainnya adalah 60 persen dari individu-individu tersebut juga merasa lebih aman dalam berkendara ketika teknologi yang digunakan semakin modern.
Tentunya dua temuan dari satu penelitian yang sama tersebut menunjukkan adanya kontradiksi yang unik. Di satu sisi mereka merasa teknologi dapat membantu dalam urusan keamanan, namun di sisi lain juga dianggap dapat mengganggu, di sisi keamanan juga.
Keselamatan, berdasarkan penelitian ini, memang mendapat perhatian besar penduduk AS. Perhatian terhadap pentingnya keamanan ini meningkat seiring usia, yaitu, 71 persen pada 18-35 tahun dan 79 persen pada penduduk berusia lebih dari 67 tahun.
Selain takut mengganggu saat berkendara, 62 persen dari mereka juga takut jika semakin banyak teknologi yang digunakan, maka semakin besar juga perusahaan dapat mengetahui bagaimana dan di mana mereka berkendara. Mereka takut privasi mereka hilang.
Kontradiksi lainnya adalah mengenai hiburan, apakah perlu sebanyak mungkin atau malah seminimal mungkin. Enam puluh satu persen merasa bahwa saat berkendara mereka tidak harus selalu tersambung dengan jaringan dan perangkat hiburan. Namun, dengan jumlah yang hampir sama, yaitu 58 persen dari responden menyatakan bahwa mereka memang perlu tersambung dengan hiburan ataupun koneksi internet.
Apabila melihat adanya dilema tersebut dari sisi keamanan, maka dapat dijelaskan bahwa mereka memang merasa membutuhkan teknologi, tapi khusus untuk perangkat keamanan seperti kamera belakang, sensor pejalan kaki, dan sistem peringatan blind spot (titik di saat kendaraan yang berada di dekat kita tidak terlihat oleh kaca spion). Kebutuhan akan perangkat hiburan dan koneksi internet tidaklah sebesar kebutuhan akan perangkat keamanan.
Apakah keberadaan teknologi dalam sebuah mobil akan menentukan seseorang membelinya? Jawabannya tergantung usia. Enam puluh tujuh persen dari mereka yang berusia 18-35 tahun dan 63 persen dari mereka yang berusia 36-49 tahun membeli mobil karena adanya teknologi yang tertanam di dalamnya. Bandingkan dengan kelompok yang lebih tua, berusia 50-66 tahun, hanya mencapai angka 46 persen. (TechNewsDaily)

http://intisari-online.com/

Cara Alami Menekan Nafsu Makan



Mengontrol berat badan bukan hanya dipengaruhi oleh sejumlah besar asupan makanan. Tapi juga dari gaya hidup sehari-hari. Jika hanya menekan nafsu makan dengan mengurangi makan, Anda keliru. Ini mungkin saja akan membuat tubuh Anda terlihat tipis, tetapi asupan kalori dan nutrisi berkurang.
Berikut ini tujuh strategi yang dapat membantu menekan nafsu makan secara alami, seperti dilansir oleh fitsugar.
  • Minum lebih banyak air. Banyak orang tidak bisa membedakan rasa lapar dan dehidrasi. Kadang-kadang Anda merasa perut kosong dan menafsirkannya sebagai rasa lapar, akhirnya makan makanan yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh tubuh. Padahal sebenarnya tubuh kita mengalami dehidrasi.
  • Olahraga. Buang jauh-jauh pikiran bahwa olahraga membuat rasa lapar lebih besar, yang akhirnya membuat kita makan terlalu banyak. Itu tidak benar. Olahraga justru akan membantu mengurangi nafsu makan kita.
  • Jangan lewatkan sarapan. Dalam kegiatan sehari-hari, sarapan adalah kunci keberhasilan. Oleh karena itu, jangan dilewatkan. Jika kita tidak sarapan, maka akan merasa sangat lapar di siang hari, yang akhirnya membuat kalap, makan siang dengan porsi yang lebih besar dan akhirnya merasa terlalu kenyang. Itu tidak baik bagi tubuh. Dengan sarapan maka metabolisme tubuh akan bekerja lebih awal, dan membantu kita bersemangat untuk menjalani kegiatan.
  • Konsumsi protein. Protein dapat membantu kita mempertahankan energi dan bersemangat sepanjang hari. Oleh karena itu, kita harus makan makanan rendah kalori dan sarapan tinggi protein.
  • Konsumsi teh. Kebiasaan ngemil setelah makan harus diganti dengan konsumsi teh panas yang akan membantu kita merasa lebih kenyang dan memuaskan rasa lapar.
  • Jujur dengan diri sendiri. Apakah Anda makan makanan ringan seperti keripik, cokelat, es krim, permen, kue, dan makanan ringan tidak sehat lainnya ketika merasa lelah atau stres? Akuilah dan ubah kebiasaan buruk itu.
  • Makan teratur. Makan sekali atau dua kali sehari dengan porsi besar adalah kesalahan besar. Yang penting adalah makan secara teratur tiga sampai lima kali sehari dengan porsi kecil. Ini akan menghindari kita merasa lapar yang sering membuat kita makan berlebihan.
http://intisari-online.com/

Es Teh Pemicu Gangguan Ginjal?


Teh telah terbukti sebagai minuman antioksidan. Namun, konsumsi teh tidak selalu baik untuk kesehatan. Apa yang biasanya Anda pilih untuk menemani waktu santai atau setelah makan. Segelas teh dingin atau air tawar?
Sebuah penelitian baru yang dilaporkan olehHealth News Daily menunjukkan bahwa mengonsumsi es teh ternyata berisiko menyebabkan batu ginjal. Penelitian dilakukan oleh Loyola University Medical Center. Mereka menjelaskan bahwa teh yang disajikan dingin mengandung oksalat tinggi. Oksalat ini menyebabkan pembentukan kristal kecil yang terbentuk dari mineral dan garam. Tidak hanya teh yang mengandung oksalat, jenis makanan lain seperti bayam, cokelat, dan kacang-kacangan, juga termasuk dalam daftar makanan tinggi oksalat.
Meskipun kristal tidak berbahaya, namun para peneliti mengatakan bahwa penumpukan kristal sangat mungkin terjadi. Selanjutnya ini akan mengganggu aliran air kemih dari ginjal ke kandung kemih, yang menyebabkan sakit parah.
“Bagi orang yang memiliki kecenderungan gangguan fungsi ginjal, es teh tidak dianjurkan sama sekali,” kata Dr. John Milner, asisten profesor urologi di Loyola University Chicago Stritch. “Seperti banyak orang, saya juga sangat menikmati es teh saat udara panas, tapi jangan berlebihan.”
Sementara, Dr. dr. Parlindungan Siregar, SpPD-KGH, dari Bagian Ginjal dan Hipertensi Departemen Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran UI, mengatakan bahwa risiko pembentukan batu berkurang dengan asupan harian kopi berkafein dan tanpa kafein sebesar 10%, teh 14%, dan anggur 39%. Jus buah jeruk cocok untuk pencegahan batu kalsium oksalat, asam urat, dan batu sistin.
Risiko pembentukan batu secara nyata meningkat sebesar 35% karena konsumsi jus apel dan 37% untuk jus grapefruit. Minuman cola secara signifikan telah terbukti meningkatkan eksresi urine oksalat pada pria dan wanita. Konsumsi bir mengakibatkan penurunan pH urine dan peningkatan ekskresi urine asam urat. Kuat hubungan antara jumlah konsumsi minuman ringan (yang diasamkan dengan asam fosfat) dan terulangnya pembentukan batu kemih.
Efek alkalizing karena kandungan bikarbonat tinggi pada air mineral bisa dipakai dalam pengobatan kalsium oksalat, asam urat, dan batu sistin, tetapi kontraindikasi pada batu struvite. Jika komposisi batu sejauh ini tidak diketahui, minuman air mineral ini cocok karena rendahnya kandungan garam mineral dan bikarbonat.
Sebagaimana diketahui, dehidrasi merupakan salah satu penyebab kerusakan ginjal. Untuk menghindari dehidrasi, mengonsumsi air putih tetaplah merupakan pilihan yang terbaik. Jangan lupa, anjuran untuk selalu minum air putih 8 gelas setiap hari, untuk menghindari kerusakan ginjal. (*)

http://intisari-online.com/

Depresi dapat menyebabkan berkurangnya volume otak


Depresi berat atau stres yang kronis dapat menyebabkan berkurangnya volume otak yang dapat menimbulkan gangguan emosional dan kognitif. Namun, bagaimana hal tersebut dapat terjadi baru diketahui melalui penelitian yang dilakukan oleh para peneliti Yale University. Mereka berhasil menemukan salah satu penyebabnya, yaitu terjadinya perubahan genetis tunggal yang memicu hilangnya koneksi di jaringan otak, baik pada manusia maupun hewan.
Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Medicine ini menunjukkan bahwa perubahan genetik ini seperti sebuah faktor transkripsi yang menekan ekspresi pada beberapa gen yang diperlukan untuk terjalinnya hubungan antara sel-sel otak. Apabila hubungan ini tertekan atau bahkan terputus, maka dapat menyebabkan hilangnya masa otak, terutama pada lapisan prefrontal (area di dekat pusat motorik).
“Kami ingin menguji gagassan yang menyebutkan bahwa stres dapat menyebabkan hilangnya hubungan antara sel-sel otak,” ujar Ronald Duman, profesor di bidang neurobiolagi dan farmakologi. “Temuan kami menunjukkan bahwa jaringan-jaringan otak secara normal terlibat dalam emosi sehingga dapat terganggu apabila terjadi proses penerjemahan (antara emosi dan jaringan otak),” tambahnya.
Temuan ini diperoleh setelah tim peneliti menganalisis jaringan otak pada pasien yang menderita depresi dan pasien yang tidak menderita depresi. Tujuannya untuk mencari perbedaan pola ketika terjadi aktivasi suatu sel. Ternyata otak pesien yang mengalami depresi menunjukkan tingkat ekspresi yang lebih rendah pada sel-sel yang diperlukan untuk terjalinnya hubungan antara sel otak.
Menurut H.J. Kang, yang memimpin penelitian ini, setidaknya lima bagian dari sel-sel ini dapat diatur oleh faktor transkripsi tunggal yang disebut GATA1. Ketika faktor transkripsi ini diaktivasi pada tikus, maka gejala depresi akan terlihat. Temuan ini menunjukkan bahwa GATA1 memiliki peran tidak hanya pada hubungan antar sel-sel otak tapi juga pada gejala-gejala depresi.
Oleh karenanya Duman yakin bahwa keberadaan GATA1 ini suatu saat dapat digunakan untuk mendeteksi apakah seseorang menderita depresi berat atau stres. Selain itu, temuan ini diharapkan juga mampu mendorong terciptanya terapi antidepresan yang lebih efektif. (ScienceDaily)

http://intisari-online.com/

Jahe, Teman Penderita Diabetes


Manfaat jahe telah dikenal selama ribuan tahun. Tidak hanya sebagai bumbu masak, rempah-rempah dengan nama latin Zingiber officinale juga bermanfaat sebagai obat tradisional. Bahkan disebutkan bahwa jahe dapat meredakan nyeri otot. Jahe diperkirakan berasal dari bagian selatan daratan Cina, yang kemudian menyebar ke seluruh Asia, Eropa, Afrika ke Amerika Latin.
Menurut Huffington Post, sejumlah ilmuwan dari University of Sydney, Australia, menemukan manfaat jahe pada pasien diabetes. Mereka menemukan bahwa nutrisi jahe bekerja membantu mengatur kadar gula darah.
Berdasarkan hasil riset yang dipublikasikan dalam Medical News, ekstrak jahe berisi gingerol, yang mampu meningkatkan penyerapan glukosa ke dalam sel otot bebas dari produksi insulin.
Profesor Roufogalis, seorang ahli kimia farmasi yang terlibat dalam penelitian mengatakan, “Jahe membantu mengontrol kadar gula darah pasien diabetes untuk mencegah komplikasi jangka panjang.”
Kandungan gingerol dalam jahe juga memiliki efek antikoagulan yang mencegah pembekuan darah. Merangsang pelepasan hormon adrenalin yang meningkatkan aliran darah. Itulah sebabnya jahe juga bertindak untuk mencegah penyumbatan pembuluh darah sebagai penyebab utama stroke dan serangan jantung.
Meskipun masih memerlukan penelitian lebih lanjut, temuan ini menambah serangkaian manfaat jahe bagi tubuh. Khasiat jahe yang telah dikenal dari generasi ke generasi antara lain, mengurangi batuk, pilek, perut kembung, gangguan pencernaan, mual, diare, dan sakit tenggorokan.
Sebagai rempah-rempah, jahe hampir selalu disajikan dalam berbagai masakan oriental, baik tumis, dipanggang, digoreng, sampai dikukus. Meskipun manfaat kesehatan yang melekat, jahe menawarkan rasa yang khas dan aroma yang menambah rasa untuk hidangan. Jahe juga digunakan untuk membantu menghilangkan bau amis dari makanan seperti ikan, udang, daging sapi, dan unggas. (*)

http://intisari-online.com